Louisa merapikan penampilannya, ia merapikan rambut-rambut yang mulai tidak nurut dan keluar dari ikatannya. Terakhir, ia memoleskan lipstik pada bibirnya. Louisa sudah siap bekerja. Kemarin malam Diego mengajaknya pulang. Sebenarnya Louisa sudah mengatakan untuk stay saja satu malam lagi tetapi Diego kekeh ingin pulang dan Louisa merasa tidak enak membiarkan Diego menyetir di kala sakit. Louisa melihat Diego yang masih tertidur di kasur lalu ia keluar kamar. Louisa menghela napas dan melihat meja yang sudah tersedia sup yang ia buat tadi pagi dan juga obat yang ia sudah siapkan untuk Diego. Ketika Louisa sedang mengambil sepatunya, Diego muncul dari kamar. Ia berjalan menuju tempat air minum dan mengambil gelas untuk minum. "Kamu kerja?" Louisa yang sudah sadar Diego keluar kamar t

