Louisa memutuskan untuk kembali bekerja setelah satu minggu lebih absen dari pekerjaannya. Ia tau sikapnya termasuk sikap yang tidak baik dan sangat tidak dewasa. Tetapi bukankah itu wajar jika seseorang terpuruk atas kematian orang yang sangat kita sayangi? Louisa tidak bisa menerima kepergian orang yang ia sayangi begitu saja, siapa sih yang mampu ditinggalkan, apalagi ditinggal untuk selama-lamanya? Tapi Louisa sadar sikapnya membuat orang lain susah. Mami terutama, wanita itu sangat mengkhawatirkan Louisa. Louisa bersyukur memiliki mertua yang sangat baik seperti Tante Ruby yang begitu perhatian terhadapnya. Delbert, laki-laki itu juga selalu meneleponnya meskipun Louisa tidak menjawab pertanyaan atau ucapannya. Setidaknya ia tau Delbert benar-benar khawatir terhadapnya. Diego su

