Renata memberikan cengiran begitu selesai menjelaskan apa yang terjadi antara dirinya dengan Zian. Bu Imas, Bu Eka guru BK dan Pak Haris selaku kepala sekolah mengerutkan alis, merasa bingung terhadap apa yang terjadi setelah mendengar penjelasan dari kedua muridnya yang sangat bertolak belakang. Bahkan, Renata bisa mendengar diskusi kecil yang dilakukan guru lainnya di ruangan depan. Pak Haris berdeham, membetulkan letak kacamatanya. “Jadi kamu sudah menikah dan suami kamu itu siswa kebanggaan sekolah kita?” Renata mengangguk. “Betul Pak dan kami menikah karena perjodohan.” Bu Imas memijit pelipisnya. “Saya baru nemu kasus seperti ini.” “Apa kalian benar-benar menikah karena dijodohkan? Bukan karena..”Bu Eka menggakntungkan kali

