Keesokan sorenya Zachary pulang ke rumah dengan wajah lelah dan muram. Kedatangannya yang lebih cepat dari jadwal tentu saja mengejutkan Edward. Ia mengurung dirinya di kamar. Malam pun telah tiba, Zachary tidak kunjung keluar kamar juga. Edward merasa ada yang tidak beres dengannya. Edward memberi perintah pada Pak Rian untuk membawanya ke kamar Zachary. "Tolong antar aku ke kamarnya." "Baik Tuan." Edward mengetuk pintu kamar Zachary berkali-kali, tapi tidak ada jawaban sama sekali. Lama kelamaan ia menjadi cemas. "Menurutmu apa yang terjadi dengannya?" "Saya tidak tahu Tuan, tapi sepertinya telah terjadi sesuatu selama Tuan Zachary berada di Luxembroug." "Apa mungkin karena Marife lagi?" "Entahlah Tuan." "Zach, cepat buka pintunya atau aku akan menyuruh orang untuk mendobrak pin

