Marife membuka tirai jendela dan berdiri beberapa saat memandang pemandangan yang ada dihadapannya, matahari terlihat sangat pucat diufuk timur menjelang fajar. Semilir angin menerpa wajahnya dan terasa sangat dingin. Langit berwarna kemerahan, udara segar berhembus dengan lembut membelai tubuhnya. Ia menarik napas dalam-dalam menikmati udara segar di pagi hari yang telah memberi semangat baru dalam hidupnya. Perlahan-lahan matahari mulai naik ke kaki langit dan beberapa menit kemudian matahari mulai menampakan diri di langit yang cerah. Lama kelamaan pemandangan disekitarnya mulai terang, sekarang di depan terbentang pemandangan hijau taman yang sangat indah dan burung-burung mulai berkicau menyambut pagi tiba. "Indahnya. Selamat pagi!’’ Marife merentangkan kedua tangannya menikmati pem

