“Terima kasih sudah bersedia memenuhi keinginan putriku,” ucap Kikan menarik atensi Halim padanya. Felora duduk tenang di sisi Halim sambil matanya fokus pada layar Ipad. Reward boleh main Ipad karena Felo tadi sudah mengikuti pemeriksaan dokternya dengan baik dan tenang. Kikan menerapkan waktu untuk putrinya bermain Ipad. Felora mengikuti lirik lagu yang sedang diputar. Setelah pemeriksaan rutin Felora, Kikan mengajak Halim untuk makan siang sebagai ucapan terima kasihnya, pun atas waktu Halim. “Kamu sudah mengatakannya tiga kali,” ucap Halim. Kikan tersenyum kecil, menarik napas lebih dalam. Halim jadi teman pria pertama yang duduk bersamanya, berbicara lama seperti sekarang. Setelah perceraian Kikan tak pernah dekat lagi dengan teman pria mana pun. Juga Kikan yang tidak banyak teman

