Seorang suster berseragam putih mendatangi kamar rawat inap Mama Dion. Sisil yang sedang mengobrol dengan Mama Dion segera tersenyum ke arahnya. "Sudah selesai sarapan, Bu?" tanya sang suster sambil mempersiapkan obat-obatan yang sudah ia persiapkan di trolley. "Sudah, Sus." Mama Dion menjawab pendek. Ia menoleh ke arah lain karena takut dengan jarum suntik yang sedang dipegang oleh suster. "Baiklah, kita masukin obatnya dulu ya, Bu." Sang suster memasukkan obat melalui infus yang terpasang di tangan Mama Dion. Rasa nyeri yang langsung terasa ketika cairan obat mengalir ke pergelangan tangan membuat Mama Dion sedikit meringis. “Sudah. Ini ada beberapa obat-obatan yang harus diminum," ucap sang suster sambil menyodorkan mangkuk kecil berisi obat kepada Sisil. "Diminum sekarang ya, Bu Ma

