"Daddy tunggu! Meylira hamil!" ucap Meylira spontan. ***** Kevin mendadak menghentikan langkahnya. Ia tidak mampu berpikir apakah ucapan sang putri adalah kenyataan atau hanya lelucon. Ia lantas berbalik ke arah Meylira dan menatap tidak percaya pada putri semata wayangnya itu. Semua terdiam, bahkan suasana menjadi tegang atas pengakuan Meylira saat itu. "Kamu bercanda, Mey?" Meylira menggelengkan kepala samar, ada rasa takut di sana. Ada rasa khawatir dan air mata yang langsung menetes begitu saja. Ia benar-benar takut sang ayah marah besar padanya. Ia tahu telah kesalahan yang bahkan seharusnya tidak pernah ia lakukan, tapi semuanya telah terjadi dan ia harus mengungkapkan pada sang ayah cepat atau lambat. Kevin berjalan perlahan ke arah Meylira, ia tatap putrinya tanpa berkedip se

