Hari masih pagi, tetapi perdebatan itu sudah terdengar di sebuah apartemen milik pria yang kini tengah berusaha merebut sebuah obat dari perempuan di depannya. "Franda, lo tau obat itu sangat keras. Gue takut terjadi apa-apa pada Mey," ucap Arsen yang masih menerawang ke sembarang arah memikirkan kondisi Meylira saat ini. "Ihh, kenapa lo jadi bingung gini, sih? Bukannya lo udah ada penawarnya?" "Tapi itu temuan baru, Nda, dan belum banyak diterapkan. Itu pun temen gue ngasihnya juga susah banget. Karena gue pake alasan buat neliti akhirnya dia mau ngasih satu sample. Dan sekarang gue salah gunain," jelas Arsen yang menghela napas perlahan. "Memangnya efeknya seperti apa?" "Enggak ada efek cepat. Hanya saja semakin hari dia akan semakin lemah. Dia bisa mendadak pingsan secara tiba-tib

