[SERI 2] BAB 98

1367 Kata

Tampak sosok pria bertubuh tegap yang ia kenali tengah membawa payung untuk dirinya agar tidak lagi kehujanan. Meylira sudah tidak mampu lagi mengucapkan sepatah kata pun saat melihat Evanders tepat di depan mata. Ia langsung memeluk tubuh Evandera tanpa peduli apakah pria itu mengizinkan atau tidak. "Apa yang kamu lakukan? Kamu ingin melihatku khawatir karena kamu sakit gara-gara kehujanan?" "Apa pedulimu?" Usapan jemari di kepala wanita itu sudah mampu menjawab segala hal pertanyaan Meylira. "Sampai kapan pun aku akan tetap peduli denganmu, Meylira." Meylira kembali menatap Evanders dengan lekat, mencari kebohongan atas ucapannya. Namun ia sama sekali tidak menemukan hal itu meskipun sikap Evanders yang tampak datar, tetapi matanya menyorotkan rasa simpati untuk dirinya. "Aku menc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN