Evanders masih terdiam menatap lurus jalanan beraspal di depannya. Emosi yanh memuncak berusaha ia redam sedemikian rupa hingga kepalanya cukup sakit kali ini. "Katakan, Honey," ucap Mey sekali lagi saat mendapati Evan yang terdiam sejak tadi. Evanders menatap Meylira yang tampak tenang itu, lalu kembali menunduk dan menghela napas. "Aku dan dia mengenal satu sama lain. Dia ... dia masa laluku tujuh tahun lalu. Maaf kalau aku tidak mengatakan apa pun padamu tentang hal ini, Mey." "Jadi dia mantan kekasihmu?" Evan menganggukan kepalanya pelan. Namun kali ini Meylira masih sedikit penasaran dengan cerita di balik mereka berpisah, tetapi melihat raut wajah kacau Evan, ia mengurungkan niatnya. "Kamu percaya padaku 'kan Mey? Aku sama sekali tidak memiliki perasaan apa pun lagi denganny

