TUJUH BELAS

1416 Kata

Damian sudah berada di rumahnya, “Kamu semalam tidur di mana? Mama telepon nggak ada respon?” mamanya tiba-tiba muncul ketika dia baru saja sampai. Ia menoleh ke arah mamanya. “Aku sibuk banget, Ma. Jadi nggak sempat angkat telepon, maaf semalam aku benar-benar banyak kerjaan,” Dia melihat ekspresi mamanya bahwa dia tahu kalau perempuan itu sudah tahu bahwa dirinya berbohong. “Bulan depan aku juga sibuk, Ma. Mungkin satu bulan penuh nggak pulang,” kata Damian lagi. Dia akan menemani Fiona untuk melahirkan. Selama persiapan dia akan tetap menemani Fiona dalam hal apa pun. Dia tidak mau jika perempuan itu diganggu lagi. “Mama sama Dita nggak pergi ke mal?” Mamanya mengangkat sebelah alisnya. “Ngapain?” “Itu Ma, aku mau belikan temanku hadiah karena istrinya melahirkan,” “Duh tuh ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN