“Ma, Papa datang tuh!” Damian buru-buru turun dari kamarnya dan memberitahu mamanya tentang kedatangan papanya dengan istri barunya. Ya, mamanya juga akan menikah sebentar lagi. Lebih dulu menikah dibandingkan dengan Julia. Mungkin menerima orang baru memang sulit, tapi mereka sudah dewasa yang harus paham dengan keadaan ini. Dia berlari untuk menyambut papanya yang mau datang menemui mereka. Sampai di depan pintu, tepat sekali papanya hendak mengetuk pintu. “Pa.” Damian memeluk papanya karena sudah rindu sekali dengan pria ini. Ya papanya memang pria yang sudah bertahan, mengorbankan banyak hal untuk kelangsungan hidupnya. Jadi rencana dia untuk menghancurkan papanya sendiri diurungkan usai penjelasan dari mamanya. Jadi yang harus dia hancurkan hanyalah om dan juga keluarganya Athala

