Tiga hari setelahnya, mereka memutuskan untuk pergi ke Bali sesuai dengan janji mereka untuk menghadiri pernikahan Dita nanti. Anak-anak juga sangat senang ketika Damian menyebut kata pantai. Keduanya tidak pernah pergi ke pantai sekalipun. Hanya ada di dalam rumah dan kadang main ke tempat neneknya. Atau Damian mengajak ke mall dan taman saja. Beda halnya kalau dengan Satria yang mengajak, mereka bisa puas bermain seharian karena tahu apa yang mereka inginkan dan juga keduanya penurut. Selama jam di pesawat yang akhirnya mereka tiba di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Mereka disambut oleh Dita yang menunggu di sana, karena perjanjiannya memang perempuan itu akan menjemputnya ketika mereka ke Bali. Seperti janjinya bahwa dia datang dengan seorang pria yang katanya itu adalah sopirny

