Bab 34

1576 Kata

Seolah tenaganya dikuras dan dihisap oleh sang suami, Kimi benar-benar lemas. Bahkan untuk beranjak dari atas ranjangnya saja dia seperti tidak memiliki daya. Udara dingin masih terasa meskipun matahari sudah sedikit meninggi. Richie kembali berbaring di samping sang istri, mensejajarkan wajahnya dengan wajah Kimi dan memberikan kecupan di kening. “Terima kasih istriku,” ucap Richie mulai mencoba menggoda lagi. Kimi benar-benar membuatnya merasa menjadi laki-laki paling bahagia di dunia ini. Sepertinya Kimi gampang sekali tersipu malu dengan ucapan pria itu, terbukti pipinya kini merona merah kembali. Terlebih Richie mengangsurkan tangan untuk membelai-belai perutnya. “Apa akan langsung jadi dedek bayi?” harapnya. “Apa kamu ingin kita segera memiliki bayi?” Kimi kini tak memikir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN