Bab 40

1644 Kata

Richie mengedipkan mata, bibirnya menipis tapi terlihat jelas giginya merapat tanda bahwa dia gemas ke sang istri. “Sayang!” ucapnya sambil merengkuh pundak Kimi di hadapan para wartawan yang sudah mengerumuni mereka. “Matilah aku ... matilah aku,” gumam Kimi yang memaksakan senyumannya, dia tidak bisa menerka apa yang akan dilakukan suaminya. Richie mengulas senyum di bibir kemudian meminta para wartawan mewawancarainya di tempat yang sedikit teduh. Dia bahkan melemparkan gurauan bahwa sengatan matahari siang tidak bagus untuk kulit. Richie terlihat penuh percaya diri karena pernah melihat kakak iparnya Ghea juga mengalami hal seperti ini, dikerubuti awak media untuk meminta klarifikasi. Kimi memlih diam, pandangan matanya fokus tertuju pada sosok pria yang sedang berbicara di sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN