Setelah keluar dari perpustakaan, Zen berjalan dengan cepat dan tak mempedulikan Vava yang sedari tadi ingin berbicara dengannya. Vava mengejar Zen dan meminta ia berhenti sejenak. Namun, Zen terus menghindar seolah ia tak mau berbicara dengan Vava tanpa alasan yang jelas. “Zen, tungguin!” ucap Vava mengejar Zen. “Ngapain lagi sih? Gara-gara kamu aku jadi diusir dari perpustakaan!” ucap Zen. “Aku cuma mau ngomong sama kamu aja,” ucap Vava tetapi Zen tidak peduli. “Mending kamu ngomong sama yang lain aja. Aku lagi males ngomong,” ucap Zen. “Sebenarnya kamu kenapa sih Zen? Kalau aku punya salah sama kamu, aku minta maaf!” ucap Vava. “Kamu gak punya salah sama aku jadi kamu gak perlu minta maaf,” ucap Zen. “Kalau aku emang gak punya salah sama kamu, kenapa kamu menghindar dari aku?” ta

