26. Positif

1349 Kata

Author POV “Aqila, ayo bangun! Udah adzan subuh.” “Iya mas.” Aqila membuka matanya. Tapi ia merasa sangat sulit untuk bangun. Aqila merasa seperti tak enak badan. Tubuhnya rasanya pegal-pegal semua. Tiba-tiba ia beranjak dan berlari menuju kamar mandi. Hoek… hoekk… Aqila mual dan muntah-muntah. Eshan yang mengetahui itu segera berlari ke kamar mandi menghampiri Aqila. “Kamu kenapa?” Tanya Eshan sambil memijat-mijat tengkuk leher Aqila. “Nggak tahu mas. Tiba-tiba perutku rasanya mual sekali.” “Mungkin kamu masuk angin.” “Iya mungkin mas.” “Ya sudah kita sholat subuh dulu. Habis itu kamu istirahat.” “Iya mas.” Dan benar saja, setelah sholat subuh, Aqila pun kembali merebahkan tubuhnya di ranjang. Eshan menyelimuti Aqila. “Hari ini kamu nggak usah berangkat kerja dulu ya. Kamu ij

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN