Author POV Setelah saran yang diberikan Rangga pada Aqila dan juga ibunya Eshan, setiap kali waktu mereka menemui Eshan. Mereka benar-benar mengajak berbicara Eshan. Mereka menceritakan hal-hal yang membahagiakan. Seperti halnya yang dilakukan Aqila saat ini. “Mas Eshan kapan bangun? Apa mas Eshan tidak kangen sama Aqila? Mas Eshan bangun ya? Kita kembali ke rumah kita bersama-sama. Oh ya, mas Eshan pengen mempunyai anak berapa? Kalau Aqila pengennya 2 aja sih. Satu perempuan dan satu laki-laki. Mas Eshan apa tidak capek memejamkan mata terus? Apa mas Eshan tidak ingin melihat kecantika Aqila saat ini? Aqila tadi berdandan dulu loh, sebelum menemui mas Eshan.” Meskipunn seperti orang gila yang bicara sendiri, namun Aqila tak peduli. Namun ia terus menerus berbicara epada Eshan hingga ja

