16. Hadir Kembali

1326 Kata

Eshan POV Aku sudah siap dan rapi dengan pakaian kerjanya, padahal jarum masih menunjukkan jam 6 pagi. Bukan untuk menghindar dari Aqila, tapi karena memang aku mempunyai janji dengan seseorang pagi ini. “Loh mas, kok udah rapi? Ini kan masih jam 6. Emang mas Eshan mau berangkat sekarang?” Tanya Aqila. “Iya. Aku ada janji dengan seseorang.” “Tapi aku belum sempat membuat sarapan.” “Tidak papa. Aku bisa sarapan di luar nanti.” “Ya sudah kalau begitu tunggu sebentar mas. Akan aku buatkan segelas teh hangat.” Aqila segera berlari menuju ke dapur, tanpa menunggu jawaban dariku. “Ini mas, seenggaknya minumlah teh hangat ini dulu.” Aqila datang dan menyodorkanku dengan segelas teh hangat. Karena sudah dibuatkan, aku pun duduk dan meminumnya. Aku segera menghabiskan teh itu, lalu berpami

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN