Aqila POV Aku tidak tahu sebenarnya ada hubungan apa antara mas Eshan dan Laura waktu dulu. Tapi aku merasa sepertinya ada hubungan yang spesial lebih dari teman diantara mereka. Meskipun aku polos, tapi aku bukan orang bodoh. Aku mengerti yang dimaksud dengan perkataan-perkataan Bella. Aku akui, Laura adalah wanita yang sangat cantik. Lebih cantik dariku. Matanya begitu indah. Lesung pipinya pun mampu menghipnotis semua orang saat melihat ia tersenyum. Hanya satu yang kurang darinya, yaitu ia tak memakai jilbab. Seandainya ia memakai hijab, maka ia akan terlihat benar-benar seperti seorang bidadari. “Aqila?” Panggil mas Eshan tanpa menoleh menatapku. Saat ini aku dan mas Eshan sedang berbaring bersama di kasur. Kami sama-sama sedang berbaring terlentang menghadap ke arah langit-langit

