Brugh Tubuh Zuko jatuh ke tanah, di atasnya Logan yang masih baik-baik saja. Tubuh Zuko yang tengah terluka parah terlihat berusaha bernapas dengan benar. Logan mengangkat tangannya siap menusukan pedangnya di jantung Zuko. Dengan cepat pedang itu terayun di udara dan langsung menancap di ddada Zuko. Kedua mata Zuko terbelalak seketika, pupil matanya bergetar hebat merasakan tusukan pedang menembus jantungnya hingga sampai ke belakang punggungnya. Setetes air mata terjatuh dari sudut mata Zuko merasakan seluruh tubuhnya membeku secara perlahan bersama rasa sakit yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Logan tersenyum menatap Zuko yang kini keberadaannya sedikit samar karena sinar cahaya, tubuhnya sedikit demi sedikit menghilang. “Lebih baik kau tidak perlu muncul lagi selamanya.” T

