25

2120 Kata

"Kamu gapapa kan gak dapet bantara?" Tanya Eno seraya mengelus puncak kepala Kiara yang sekarang sedang memakai sepatu.   "Gapapa. Lagian gue gak begitu peduli banget sama kegiatan pramuka, apalagi dapetin bantara." Jawab Kiara. "Duh," rintihnya saat eno tiba-tiba menyentil hidungnya.   "Kamu nih ya, yang lain pada pengen dapetin tuh bantara kamu marah b aja. Tau gak---"   "Gak tau."   "La,"   "Hehe, kenapa?"   "Gakpapa." Eno tersenyum lebar melihat reaksi Kiara yang ingin memakannya. "Nanti kamu pulang sama theo, ya?"   Kiara mendongak dengan keningnya yang telah mengerut dan kedua alisnya yang bertautan. Kemudian Kiara menunduk lagi untuk memasang tali sepatunya. Eno tidak tau kalau Kiara sudah tersenyum miris.   "Emang kakak mau kemana?" Tanya Kiara.   "Mau jemput

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN