Kalau bisa teriak, ia akan berteriak sekarang juga. Sedari tadi atau sekitar sepuluh menitan lebih lah mereka berdua masih terjebak di dalam. Sebab, toilet selalu di isi. Padahal biasanya, toilet sepi, tapi kenapa disaat situasi seperti ini toiletnya jadi rame? "Kak, lo diri ya? Gak enak gini mulu." Bisiknya. Sudah keberapa kalinya Theo selalu mendorong kepala Kiara setiap mengeluh, ya? "Lo mau ketangkep, hah?" Kiara kembali mendengus disaat Theo berbicara. Setiap Theo bicara, ia akan menjadi merinding. Pasalnya napas Theo selalu menerpa ceruk lehernya dan itu membuat Kiara semakin gelisah dan otaknya yang udah kotor jadi tambah kotor. "Jangan mikir yang aneh-aneh." Ucap Theo lagi saat melihat Kiara mengelus leher belakangnya. "Wen, lo liat Theo gak sih?"

