Kembali

1654 Kata

Mata Nia berkedip beberapa kali merasa masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat di hadapannya. Evan sedang berdiri di depan pintu rumahnya dengan senyuman benar-benar mengejutkan Nia. Tidak menduga bahwa tamu yang datang malam-malam begini ternyata adalah Evan. "Bapak ada apa ke rumah saya?" Tanya Nia. "Ini emang konsepnya kita bakal ngobrol di depan pintu ya?" Evan malah balik bertanya dengan nada bercanda membuat Nia langsung tersadar. "Silahkan masuk Pak." Nia memberi ruang dari pintu rumahnya yang kecil itu agar Evan bisa masuk. Evan kembali tersenyum kemudian memasuki rumah Nia. Sepersekian detik tatapannya langsung meneliti setiap sudut rumah Nia yang bisa ia tangkap dengan indra penglihatannya. Ia duduk di sofa model lama yang berada di ruang tamu rumah Nia. "Sebentar ya Pak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN