Rapat pemegang saham di laksanakan hari ini. Ruang dingin itu terlihat mencekam. Lagaskar ditemani oleh Rama dan Awan seperti biasa. Kumalasari datang bersama dengan Taraka. "Siap-siap meninggalkan Gold Land Lagaskar. Aku akan memperlihatkan padamu siapa kau sebenarnya dan apa artinya dirimu setelah kakekmu pergi ke neraka menyusul kedua orang tuamu," ucap Kumalasari. Wanita itu tersenyum. Dia duduk di kursinya. Lagaskar terdiam. Rahangnya mengetat. Kumalasari sangat menakutkan. Wanita itu seperti iblis berdarah dingin. "Bos, tenang. Para pemegang saham itu tahu. Kau menyelamatkan uang mereka beberapa tahun terakhir. Namamu akan menjadi pertimbangan lagi pula sahammu ditambah saham kakekmu. Jumlahnya sangat besar. Mereka tidak akan bisa menyingkirkanmu dengan mudah. Lagi pula nyonya Kuma

