"Kamari, jam kerjamu sudah habis. Kau boleh istirahat. Terima kasih sudah membantuku hari ini," ucap Vinelia. Seharian ini Vinelia sibuk di rumah kaca. "Baik, nyonya Vinelia. Aku istirahat dulu," ucap Kamari. Gadis itu tersenyum pada Vinelia. Sepeninggal Kamari, Vinelia menatap rumah kaca itu. Sudah ada beberapa tanaman yang tersusun rapi di rak-rak yang ada tersedia di rumah kaca. "Terlihat jauh lebih baik," ucap Vinelia, dia menghela napasnya dan duduk di kursi yang ada di rumah kaca itu. Langit sudah mulai gelap namun Vinelia rasanya enggan untuk meninggalkan rumah kaca ini. Di tempat ini rasanya tenang. Di tempat ini Vinelia merasa dia bisa bernapas dengan lega. Vinelia memilih membuka ponselnya kemudian login ke akun sosial media yang sudah cukup lama dia tinggalkan. Vinelia

