Menghabiskan waktu di rumah adalah hal yang paling Vinelia sukai apalagi masakan ayah yang selalu memanjakan lidahnya. Namun semua sudah berakhir. Semua orang sudah kembali beraktivitas seperti sebelumnya. Lagaskar langsung melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri. Vinelia kembali merawat rumah kaca sembari terus melanjutkan novelnya. Vinelia tidak memiliki sesuatu yang bisa dia kerjakan selain itu. "Nyonya Vinelia." Vinelia yang sedang memotong beberapa daun yang sudah mengering menoleh. Kamari berdiri tidak jauh darinya. "Ada apa Kamari?" "Nyonya Kumalasari meminta adam untuk menemuinya di ruang santai." "Aku akan segera ke sana," jawab Vinelia. Dia menaruh gunting di atas meja kemudian mengambil ponselnya. "Nyonya Vinelia, apakah kau dekat dengan nyonya Kumalasari?" tanya Ka

