Mom dan Dad mendapati kami masih dalam keadaan seperti itu. Brooke berusaha menggeliat untuk melepaskan pelukanku karena sekarang kedua lenganku memeluk pinggangnya. Tapi aku menolak. Aku merasakan ketegangannya dan itu membuatku makin memeluknya erat. “Berhenti, James. Kau membuat Brooke basah juga.” Mom dengan wajah datar sekali. “Itu adalah maksudku juga.” Aku menoleh ke arah mereka dengan dahiku yang masih menempel di perut Brooke. Komentarku membuat Dad yang sudah memakai pakaian bersih dan rambut kering itu tertawa. Mom menggumam sesuatu dengan Bahasa Korea dan mencubit lengan Dad hingga suaminya itu mengaduh dan menggosok-gosok lengannya dengan wajah mengernyit. “Ayo, sekarang giliranmu.” Aku mengerang. Brooke-lah yang melepaskan pelukanku dari pinggangnya. (Ia memakai kukunya u

