Kami tidak tahu seberapa lama kami tertidur. Tapi yang pasti kamar ini cukup pengap hingga membuatku akhirnya terbangun. Aku merasakan sengatan matahari dari celah-celah jendela yang dipaku dengan papan tepat ke wajahku. Belum lagi dengan Brooke yang memelukku erat. Aku merasakan keringat yang membanjir leher dan dahiku. Aku mencium puncak kepala Brooke sebelum dengan amat perlahan melepas pelukannya untuk duduk di tepi ranjang sambil mengibas-ngibas kerah piyama yang kupakai. Itnilah alasan kenapa Mom dan Dalla bisa bangun lebih cepat dari kami semua setiap harinya. Jika ada yang penasaran. Kami sama sekali tidak melakukan apapun setelah berganti pakaian. Hal yang paling seksi yang aku saksikan hari ini adalah melihat Brooke berganti pakaian. Ia tampak malu-malu diperhatikan seperti i

