"Kamu terlalu fokus, atau memang pura-pura karena tidak mau melihat saya huh?" Detik itu kepala Reema mendongak, kemudian matanya jelas melebar dengan ekspresi terkejut, dia memang terlalu fokus sampai tidak menyadari kehadiran mertuanya di sana. Reema langsung berdiri, "Ibu, ah... Maaf saya—“ Dia mengibaskan tangan sekaligus memberi tatapan sinis yang buat Reema kembali tertunduk. Dia tidak pernah nyaman berhadapan dengan Mami dari suaminya. Terutama sekarang. Reema bahkan menahan napasnya sejenak, saat Hestia tidak langsung beranjak dari hadapannya. Seperti ada yang hendak disampaikan, sebab itu ia bersiap dengan apa pun yang akan disampaikan mertuanya, walau Mami belum tahu mengenai status mereka. “Saya tahu, kamu sudah lama bekerja bersama anak saya,” kata Hestia, yang membuat R

