Bab 47

1252 Kata

Hari ini akhirya tiba juga, Andrian sudah memberitahu Aline bahwa nanti malam mereka akan makan malam di luar. Sejujurnya Andrian malas sekali jika harus kembali bertemu dengan ayah serta Romi. Namun, jika ayahnya sudah memberikannya titah seperti itu dia tidak bisa menolaknya. Perut Aline semakin membesar, terkadang dia merasa khawatir ketika istrinya berpergian atau mengerjakan sesuatu dengan perut besar seperti itu. "Mas, kok malah ngelamun?" Tanya Aline yang sudah selesai bersiap. Meskipun kini tubuh Aline berubah, semakin berisi karena kehamilannya dia tetap cantik dan menarik. Tidak merasa ilfiel ataupun terganggu, justru dia semakin menyukainya. "Aku jelek yah pakai baju ini? Aku udah nggak cantik lagi yah, Mas?" Kalimat sedih Aline langsung membuat Andrian tersadar dari lamun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN