Andrian memutuskan untuk mengantarkan Romi ke rumah kakaknya itu, dia sudah mendapatkan alamat Romi. Dia tidak mungkin juga menunggu Romi bangun di sini dan kembali membuat drama. Kakaknya itu sedang tidak baik-baik saja, dan dia memutuskan untuk mengantarkannya. Dan Aline pun setuju saja, dia ingin ikut untuk meminta maaf pada ibu Romi namun dia tidak mengizinkannya karena takut Marvin menangis. Lagi pula dia bisa bertemu dengan ibu Romi kapan-kapan setelah Marvin cukup untuk dibawa pergi keluar. Tak membutuhkan waktu lama bagi Andrian untuk sampai di rumah Romi. Dia memapah Romi dengan pelan, memencet pintu rumah Romi dengan keadaan yang cukup sulit. Ketika pintu rumah terbuka, dia mendapati wanita paruh baya yang memandang Romi dan dirinya dengan pandangan kaget. "Ro-Romi. A-ayo m

