Kenzo melangkahkan kakinya menuju kamar pribadi Zia, si pemilik kamar yang berjalan mengekori Kenzo mengernyit karena bingung. Untuk apa tuannya ini membawa dirinya ke kamarnya? Seketika Zia merinding, bulu kudunya naik ke atas, pikiran buruk kini menghantui dirinya. Ia memang belum tahu bagaimana watak dan kepribadian Kenzo yang asli, namun melihat aura kemarahan lelaki itu membuatnya sedikit takut. Kenzo membuka pintu kamar miliknya, namun ia tak masuk ke dalam, melainkan berdiri di samping pintu dan menyuruh Zia untuk masuk duluan. Setelah gadis itu masuk, Kenzo mengikuti si gadis dan menutup pintu kamar, tak lupa ia kunci pintu kamar itu dan mengantongi kuncinya di saku celana yang ia kenakan. Zia menelan ludah berkali-kali. Dirinya takut pada Kenzo, entah mengapa aura dominan lela

