Zia hanya diam saja dari tadi, suasana hatinya tiba-tiba berubah dan memburuk karena kejadian tadi pagi. Lalu Kenzo? Lelaki itu bahkan tak memiliki niat untuk menghibur Zia atau berbincang dengannya. Membuat suasana hati Zia makin buruk. Mereka kini tengah dalam perjalanan yang entah ke mana, berulang kali Zia bertanya pada Kenzo, lelaki itu hanya diam pura-pura tak mendengarnya dan menyibukkan diri dengan buku yang ia baca. Entah sejak kapan Kenzo gemar membaca buku, namun di rumah lelaki itu memiliki ruangan khusus yang menyerupai perpustakaan mini. "Sudahlah, untuk apa aku peduli?" batin Zia dongkol. Gadis itu bahkan bingung harus melakukan apa, Kenzo selalu membawanya dengan kereta kuda yang tertutup sehingga Zia tak bisa melihat pemandangan selama di perjalanan. Lelaki itu tiba-ti

