"Darren aku sangat merindukanmu!" Gladys berlari dan memeluk Darren kala lelaki itu menapakkan kaki masuk ke rumahnya. Dengan senyum semringah, Gladys mendengus wangi lelaki itu dalam-dalam, seolah mereka sudah tidak bertemu lebih dari satu tahun. "Kau merindukanku?" Darren berkata dari balik pelukannya. Tangan besarnya mengelus rambut Gladys pelan dan di saat yang sama, seorang bocah berlari ke arah kaki Darren dan merangkulnya erat. "Hey Boy, long time no see." "Paps!" Andrew berteriak girang. Anak itu bahkan sudah jauh lebih besar dari yang terakhir Darren lihat, oh astaga, apa memang semua bocah tumbuh secepat itu? Darren jadi ingin punya satu ... dengan Violet. "I bought you some pizza and cola. Do you like it?" Darren tersenyum dan mengangkat kantong plastik yang daritadi ia pega

