46 (Revisi)

1026 Kata

"Gimana, Tante? David mau?" "Boro-boro, Nit, Gra! Yang ada dia marah-marah di cafe. Duh, Tante jadi bingung sendiri!" "Sabar, Tan. Emang gitu David. Kadang jiwa beloknya suka datang tiba-tiba." "David belok?!" Bugh. "Awsshh! Yang, jangan gitu dong.." "Lagian! Aneh-aneh aja ngomongnya! Gak kok, Tante. Graha emang suka ngasal kalau ngomong," ujar Anita tidak enak hati. Graha sendiri menyengir setelah paham kenapa istrinya memukul lengannya cukup keras. "Ih! Kamu ini! Tante kira bener!" Graha tersenyum tidak enak. Sedangkan Anita tertawa. "Gak mungkin, Tante. Kemarin aja baru ngelamar Meira, kan?" "Lho? Jadi? Bukannya gak dikasih jawaban? Dia lamar lagi?" Tanya Sinra beruntun. "Nggak, Tante. Maksudnya itu kemarin-kemarin lamarnya. Katanya Meira gak diizinkan menikah lagi sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN