Part 42

1142 Kata

Exelin masih bersama sang putra di kamar. Menggoda Alex sampai Alex tertawa terpingkal-pingkal. “Sudah, Mam,” ucap Alex sambil rebahan lagi. Exelin pun ikut merebahkan tubuhnya di samping sang putra. Exelin memeluk tubuh sang putra yang terlihat berisi beberapa hari ini. Wajah putranya menurun dari wajah Amar yang terlihat tegas dan berkharisma. Meskipun masih kecil. “Apa kamu mencintai mama, Boy?” tanya Exelin pada sang putra. Alex mencium puncak kepala sang mama. “Alex sangat mencintai mama melebihi nyawa Alex sendiri, Ma. Alex akan menjaga mama. Alex tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti mama. Meskipun itu papa,” ucap Alex sungguh-sungguh. Exelin terharu mendengar perkataan Alex. Dia tidak menyangka kalau sang putra bisa berbicara seperti itu kepadanya. Malaikat kecilnya yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN