Hujan di luar sana makin deras. Namun sama sekali tak mengganggu kehangatan yang tercipta di dalam mobil mustang tua itu. Julius sibuk dengan mataharinya yang ternyata turun ke bumi; kini bersamanya di sana—dengan tubuh yang masih sama-sama kuyup karena diguyur air hujan. Lantai mobil menjadi licin dan basah. Untungnya, di kursi samping kemudi tersebut, Julius dengan perhatian mau memangku tubuh Eleanor di atas kedua paha kokohnya—atau barangkali, semua tindakan manis itu hanyalah modus belaka? Yang mana, pada kenyataannya, Julius justru ingin hal yang lebih. Terutama, ketika pria itu mulai membisiki Eleanor sesuatu, “Bagaimana kalau kubuka pakaianmu saja?” Nada suaranya rendah dan juga membujuk; menawarkan kebaikan hati. Tetapi di baliknya, ada sebuah makna yang tersimpan begitu rapi. Ba
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


