Terbangun dari tidur tanpa mimpi, Olivia membuka mata dan mendapati dirinya masih berada di dalam mobil. Duduk di kursi penumpang depan. Disuguhi dengan situasi jalur tol yang sedang macet parah. Olivia menolehkan kepalanya ke kanan. Dia pikir, dia akan mendapati abangnya duduk di balik kemudi dengan tampang bosannya menatap kemacetan. Tidak, dia justru menemukan orang lain. Seseorang yang sangat ingin dihindari, namun juga dulu sempat dia dambakan. Kafka menatap kosong bagian belakang mobil di depannya yang sedari tadi tak kunjung bergerak. Melamun. Entah apa yang dia pikirkan Olivia pun tak tahu. Lebih tepatnya, tak ingin tahu. Suara di kepalanya terus menolak untuk menghiraukan cowok yang satu ini. "Udah bangun?" Itulah pertanyaan pertama yang digumamkan oleh Kafka saat menyadari pe

