Mungkin terdengar aneh dan begitu nekat ketika Selatan bertanya pada Kayari, “ri, kamu mau ketemu Sagara, nggak?” Wajahnya serius. Penuh harap. “Dia—nggak baik-baik saja,” sambung Selatan. Orang akan mengira dia gila. Tidak. Cara pikirnya memang berbeda. Namun dia tahu, Kayari memiliki cara pikir yang sama. Jika Kayari mau, sejak awal dia sudah menghancurkan keseluruhan tentang Sagara. Ada sesuatu yang lain yang tidak siapa pun ketahui kecuali Kayari sendiri. Mungkin memang rasa iba, rasa suka, atau Sagara masih dibutuhkan untuk Kayari. Tidak akan ada yang pernah tahu. Tetapi anggap saja, Selatan sendiri cukup nekad. Sebab dia tahu temannya membutuhkan Kayari. Sagara sangat tersiksa, tetapi Selatan tidak pernah membenarkan apa yang dilakukan temannya pada Kayari. Hanya saja sebaga

