Arkari's Wildin

3008 Kata

Kayari Manayaka       Aku hanya bisa melotot ketika melihat pintu kamar mandi terbuka. Muncul sosok Arka dengan kaus putih dan celana pendek hitam rumahan. Kausnya membuat tubuhnya menjadi lebih besar, padahal pingganya kecil sekali. Tapi dadanya tetap terceplak, sebab sudah terbentuk. Bahkan tubuhnya lebih dominan otot daripada lemak. Jauh, terbentuk dan sehati. Dia menatapku sama kagetnya. Entah mengapa. Mungkin karena melihat aku yang sedang mandi.     "Arka, sudah datang?" tanyaku dengan bodoh. Dalam keadaan seperti ini rasanya aneh untuk bertanya seperti itu, tetapi aku tidak harus mengatakan apa. Padahal kami sedang di rumah dan juga pulang bersama. Bahkan kamar kami hanya bersebelahan. Tapi aku malah menuturkan pertanyaan aneh seolah dia baru saja pergi jauh atau — seolah aku men

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN