Yongtae merentangkan sebelah tangannya, agar Han Rae bisa menggunakannya sebagai bantalan. Han Rae pun meletakan kepalanya di lengan Yongtae, sembari memeluk pinggangnya. Karena Yong Chan sudah tidur, ini saatnya Han Rae dan Yongtae menghabiskan waktu berdua. Mereka untuk beberapa saat tidak ada yang bicara, hanya meresapi kehangatan tubuh masing-masing melalui pelukan. “Dalam waktu sebentar, sudah banyak yang terjadi ya?” kata Yongtae pada akhirnya, setelah cukup lama terdiam. Han Rae membalas dengan anggukan. “Aku merasa bersyukur sudah menerima tawaran konyol mu dulu, kalau aku tidak menerimanya, aku tidak akan punya keluarga seperti sekarang.” Kata Han Rae. “Kau pantas punya keluarga, meskipun pertemuan kita unik, tapi ini pasti jawaban dari doa mu.” Kata Yongtae. “Aku tidak perna

