20

1387 Kata

"Kenapa kau menamparku?! Aku salah?!" Seru Edward dengan wajah memerah karna emosi. "Kau salah! Kau kira kami tidak lelah?! Kau kira kami mau berada di kondisi seperti ini? Kau kira kami senang?! Semua yang terjadi bukan kemauan kita! Tidak ada yang mau seperti ini! Meskipun ujung-ujungnya kita akan mati! Yang terpenting kita sudah mencoba! Kita sudah berusaha! Hidup kita tidak akan sia-sia! Justru dengan bersenang-senang tidak jelas lalu mati! Itu baru disebut mati sia-sia! Karna kau tidak berguna untuk orang lain!" Daniel berbicara dengan nada tinggi karna emosinya. Membuat telinga Rosa berdengung. Nafas Edward dan Daniel sama-sama memburu karna emosi mereka. Tristan memilih tidak ikut berkecimpung dalam pembicaraan ini. Edward tiba-tiba menatap tajam Tristan. "Kalau ada yang harus m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN