'Kenapa sangat gelap?!'' ''Kapan kita keluar dari sini?!'' ''Aku sebentar lagi akan gila!'' ''Kenapa kita harus terjebak di tempat kelam ini?! Ini lebih mengerikan dari dunia komputer!'' ''Tristan ayo bangun!'' Tristan seketika membuka matanya lebar-lebar, nafasnya memburu, dengan jantung yang berdegub dengan kencang. Ia bisa melihat Daniel, Johnny, Rosa dan Kevin yang berjongkok disekitarnya. ''Kau akhirnya sadar.'' Ucap Daniel sembari menarik tangan Tristan, agar membantu pemuda itu duduk. Tristan dapat merasakan cairan kental menetap di kepalanya, dan meluncur sampai ke kening dan hidungnya, begitu ia duduk. ''Apa yang terjadi?'' tanya Tristan dengan nada lirih. ''Kita terjatuh. Tapi bukan dilantai dasar, kita masih ada dilantai empat.'' Ucap Daniel. ''Tapi kita bukan lagi ada

