16

1718 Kata

"Maafkan saya Yang Mulia Raja, saya sudah lancang berani jatuh cinta pada Princess, maafkan saya Yang Mulia." Jawab Joe kembali menundukkan kepalanya. "Sebesar apa cintamu itu diperjuangkan?!" Tanya sang Raja. Joe kembali mengangkat kepalanya menatap sang Raja, tak percaya bahwa Raja bukannya marah namun justru menanyakan seberapa besar cintanya. "Saya akan memperjuangkannya hingga darah terakhir menetes dari tubuh saya." Jawab Joe tegas menatap sang Raja. "Baiklah, kalau begitu segera kirimkan utusan kita untuk mengirimkan pesan saya tadi! Kalau perlu malam ini juga, karena besok sudah tak boleh lagi ada perang. Dua hari lagi saya sendiri yang akan berperang dengan Raja Quentino." Ucap sang Raja berdiri dari duduknya dan melangkah hendak keluar dari ruangan itu. "Yang Mulia, apa sebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN