Alea terbangun mendadak dari tidurnya. Perutnya terasa keroncongan, dan pikiran aneh melintas di kepalanya. Lontong Kupang. Iya, ia ingin makan lontong Kupang sekarang juga, entah kenapa. Ia menoleh ke samping, melihat Kendra yang sedang tidur nyenyak. Dengan hati-hati, Alea mengguncang bahu suaminya. "Ken... Ken..." Kendra menggumam dengan suara berat, matanya masih tertutup. "Hmm... apa, Le?" "Aku pengen lontong Kupang," ujar Alea dengan nada manja. Kendra mengerutkan kening, masih dalam setengah sadar. "Lontong Kupang? Tengah malam begini, Le?" "Iya, Ken. Aku mau sekarang!" Kendra membuka matanya perlahan, menatap Alea dengan wajah setengah kesal. "Le, ini udah hampir jam dua pagi. Restoran aja pada tutup!" Alea memasang wajah memelas. "Aku nggak bisa tidur kalau nggak makan itu,
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


