Lembar Ke-duapuluh satu

1884 Kata

Sudah satu minggu sejak insiden di arena renang itu dan Zafran tidak pernah lagi terlibat pembicaraan apapun dengan Kean. Setiap tak sengaja berpapasan, pemuda itu selalu menghindar, mengambil arah berlawanan, atau melewatinya begitu saja. Setiap Kean berusaha menyapa, pemuda itu selalu dengan sigap meninggalkannya. Kean pernah satu kali mencoba bicara dengan pemuda itu, tapi yang ia dapat justru penolakan keras yang membuatnya tak pernah lagi berusaha untuk maju. Kean tahu Zafran kecewa padanya. Sama. Ia juga kecewa pada dirinya sendiri. Ia akui, semua memang salahnya walau tentu saja itu bukan disengaja, tapi pilihannya untuk diam tanpa melakukan apa-apa waktu itu benar-benar tindakan paling bodoh yang pernah ia lakukan sepanjang hidupnya. Ia ingin memberi Zafran penjelasan, tapi pemuda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN