Kedatangan suami istri itu di sambut meriah oleh Regina dan suami, papa Ari. Wanita paruh baya itu memasak berbagai jenis masakan lokal asli demi menyenangkan sang menantu, ini kunjungan pertama mereka setelah mereka jangan salahkan Susi tapi Ari yang memang selalu sibuk kerja padahal menyempatkan datang kerumah orang tua sehari tidak akan membuat pria itu miskin. Di atas meja makan dengan ukuran luas yang terbuat dari keramik ukiran telah tersedia berbagai sayur-lauk pauk nya, Susi sampai dibuat menganga tak percaya karena semua ini ibu mertuanya yang memasak. Ari sendiri merasa takjub melihat kegigihan mama nya dalam hal memasak, karena semua orang dirumah ini tahu kalau Regina ibunya sangat jarang berada didapur kecuali saat stok rendang habis, barulah ia akan menginjakkan kaki di dapu

