Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ari terkena gejala penyakit tipus yang itu artinya dia tidak boleh terlalu lelah, susi segera menghubungi ayahnya untuk datang kerumah sakit bersama sang ibu sedangkan kedua orang tua ari mereka tidak bisa datang karena masih di Kuala Lumpur ada sodara dari pihak ibu ari yang menikah. Susi hanya menatap wajah pucat suaminya tanpa henti berdoa dalam hati semoga ari cepat sadar, demam tinggi yang dialami pria itu membuat kesadarannya hilang setelah diperiksa oleh dokter tadi. dalam keheningan yang menyelimuti ruangan serba putih tersebut, susi mengingat kembali kata-kata yang dikatakan kartini, perempuan itu memang tidak terlihat seperti penggoda suami orang namun sikapnya yang terlampau dingin pada orang-orang disekitarnya tentu memiliki alasan tersend

